Semarang – Semarang merupakan kota transit yaitu kota yang dijadikan tempat singgah sementara bagi mereka yang melakukan perjalanan luar kota melalui kota Semarang. Hal ini menjadikan Semarang dikunjungi banyak orang dari luar daerah. Meskipun Semarang tidak seberapa besar banyak yang bisa anda kunjungi atau nikmati jika anda berkunjung ke kota Semarang. Mulai dari tempat wisata yg terkenal seperti “Lawang Sewu” hingga wisata kuliner yang menyajikan makanan khas kota Semarang. Sambil transit sambil berpariwisata. Karena itu Semarang juga mendapat julukan kota pariwisata.

Bicara soal kuliner, pasti banyak dari anda yang sudah tahu bahwa Semarang terkenal dengan lumpianya. Jangan heran jika sebagaian orang menjuluki Semarang sebagai kota lumpia. Tapi tahukah anda bahwa masih ada makanan khas semarang lainnya, yang tak kalah enaknya? Saking banyaknya hingga mungkin tidak cukup satu kali anda berkunjung ke Semarang untuk mencoba semuanya. Makanan khas Semarang lainnya yang patut anda cicipi antara lain tahu gimbal dan es durian. Sebenarnya makanan ini bertebaran dimana-mana tapi tentu saja tidak semuanya enak.

Nah, tempat yang satu ini adalah tempat dimana anda bisa menikmati 2 kuliner itu sekaligus dengan rasa yang dijamin lezatnya. Seperti yang tertera pada judul, nama tempat ini adalah Segitiga Erlangga. Lucu, bukan? Tempat ini dinamai sesuai bentuknya. Segitiga Erlangga beralamat di Jl. Raya Erlangga (Simpang Lima). Lokasinya tidak jauh dari Simpang Lima yang tersohor itu tetapi memang agak nyelempit karena harus masuk gang. Jika anda kesulitan menemukan lokasinya, tanya saja pada tukang becak atau pedagang sekitar Simpang Lima, pasti mereka tahu. Dinamakan Segitia Erlangga karena spot kuliner ini berbentuk segitiga. Segitiga Erlangga bukan restoran atau kafe tapi lebih merupakan ‘pujasera’ kaki lima. Mengapa? Karena sebenarnya segitiga ini merupakan trotoar berbentuk segitiga yang terletak di tengah jalan perumahan. Trotoar ini dikelilingi pagar dan para penjual makanan kaki lima berjajar mengelilingi segitiga ini di bagian luar pagar. Di bagian tengah trotoar tersedia meja serta kursi untuk anda yang bersantap di tempat. Lokasinya aman karena tidak terletak di jalan raya melainkan di tengah jalan perumahan dan perkantoran. Pepohonan yang tumbuh di sekeliling trotar membuat tempat itu rindang dan semilir sehingga nyaman untuk makan.

Makanan yang tersedia di Segitiga Erlangga selain tahu gimbal dan es durian, ada batagor/siomay, bakso, rujak buah, es campur. Menu yang paling banyak dan paling sering dipesan tentu saja tahu gimbal dan es durian. Tahu gimbal adalah makanan yang terdiri dari tahu putih, lontong, rajangan kubis, potongan gimbal udang dan telur ceplok di atasnya lalu disiram dengan saus kacang dan kecap. Saus kacangnya tidak halus seperti saus kacang gado-gado tetapi agak kasar sehingga kita dapat merasakan kacangnya. Disajikan lengkap dengan krupuk. Ada yang belum tahu gimbal udang? Gimbal udang itu udang yang digoreng dengan tepung menyerupai peyek tetapi bentuknya bundar dan tebal. Biasanya gimbal udang dihangatkan sebelum disajikan. Satu porsi tahu gimbal berkisar Rp. 10.000,- hingga Rp. 12.000,-.

Makannya tahu gimbal, minumnya es durian. Wah.. Bagi anda penggemar durian jangan sampai anda lewatkan minuman yang satu ini. Dijamin ketagihan dan kembali terus. Jangan membayang es durian ini es rasa durian tetapi es durian ini es dengan beberapa buah durian utuh di dalamnya. Umumnya durian dimasukkan dalam es campur yang berisi macam-macam sebagaimana lazimnya es campur. Tetapi ada satu pedagang es durian yang menjual es dawet durian. Es dawet ini berisi 5 biji durian, dawet hijau panjang, diberi santan, diberi es serut hingga menggunung dan yang terakhir diberi gula jawa cair diatasnya. Buah duriannya bukan sembarang pilih, namun durian yang benar-benar berkualitas. Manis, legit, renyah, daging buahnya tebal sehingga anda bisa membenamkan gigi anda ke dalam buah durian itu. Saat berada dalam mulut anda akan merasakan perpaduan antara manis dan lezatnya durian bercampur dengan manisnya gula jawa yang lumer di mulut, gurihnya santan serta dinginnya es menjadi satu. Sudahkah anda membayangkannya? Hanya dengan membayangkannya saja bisa-bisa anda meneteskan air liur. Enaknya memang tidak bisa dihindarkan. Pedangang es dawet durian hanya ada di Segitiga Erlangga dan disana juga Cuma ada satu pedagang saja. Sedangkan di tempat lain es durian berarti es campur durian. Jangan sampai salah ya. Satu porsi es durian berkisar R. 20.000,- hingga Rp. 30.000,- atau lebih bergantung permintaan anda juga. Menu lainnya tidak terlalu istimewa, sama saja seperti yang anda jumpai dimana-mana. Bagi anda yang tidak suka es, anda bisa memesan air atau teh kemasan.

Jadi sekarang anda mempunyai satu referensi tempat kuliner yang oke punya jika anda berkunjung ke Semarang. Tidak ada alasan untuk tidak mencoba berkuliner di Segitiga Erlangga dan rasakan lidah anda bergoyang asik menikmati makanan khas Semarang. Selamat berkuliner!

Segitiga Erlangga
Jl. Erlangga Raya (Simpang Lima)
Semarang, Jawa Tengah

{gallery}erlangga{/gallery}

Bagaimana pendapat Readers?

Loading Facebook Comments ...
Loading...