Bandung – Pernah denger yang namanya kue Bolu Koja atau jaman dulu sering ditulis Boloe Kodja? Boloe Kodja, dari cara nulisnya aja udah keliatan bahwa makanan itu udah jadul tapi bukan berarti basi. Tahun 1940an, setiap keluarga di Jawa Barat khususnya suka membuat kue ini.

Didirikan tahun 2009, Boloe Kodja Nini ini berdiri dan membuka outlet makanan yang terletak di daerah Bandung selatan ini. Terinsipirasi dari resep yang diberikan sang nenek dan untuk mengabadikan nama nenek di nama produk itu maka dipilihlah nama “Boloe Kodja Nini”

Kue ini pada jamannya merupakan buruan setiap orang dan jika dirunut dari cara pembuatannya, kue Bolu Koja ini hampir mirip seperti Klapertaart tapi tanpa kelapa. Didalamnya berbahan dasar gula, tepung terigu, telur dan santan.

Pembeda utama dari kue Bolu Koja dengan Klapertaart adalah terletak dari kelapanya, dan untuk mengikuti jaman maka Boloe Kodja Nini membuat kue ini semakin menggelitik dengan manampilkan berbagai macam toping. Ada toping keju, kismis, kacang mede dll

Rasa dari Boloe Kodja ini lembut-lembut (tidak) terlalu manis dan bikin kangen buat yang pernah mencoba makanan ini. Bisa dibilang rasa kue ini memang unik. Kue ini juga terkenal di beberapa kota di Indonesia karena efek penyebaran masyarakat dan bahan bakunya pun mirip.

Untuk yang (pernah) tahu kue Bolu Koja pasti ga akan aneh dan banyak tanya, tapi  yang belum pernah coba biasanya sih selalu bertanya-tanya dulu sebelum membeli.

Kue Boloekodja Nini cukup bisa bertahan sekitar 5hari saja kalau disimpan di dalam lemari pendingin dan sekitar 2-3 hari saja kalau tanpa lemari pendingin. Ini bukti bahwa kue Boloekodja Nini tidak pake bahan pengawet. Dengan kemasan yang sederhana, tapi rasa ga sesederhana dari kemasannya.

Boloe Kodja Nini
Jl. Lengkong Besar no.109
Bandung

Penulis: Dicky R

Photo: Istimewa

[widgetkit id=135]

Bagaimana pendapat Readers?

Loading Facebook Comments ...