Cireng Mang AupBandung – Cemilan sederhana urang Bandung ini cukup popular dan banyak disukai akhir-akhir ini, seiring waktu cireng mengalami berbagai macam inovasi dari sisi bentuk dan isi. Bagi orang Bandung dan sekitarnya nama cireng pasti sudah banyak yang mengenalnya, Istilah Cireng berasal dari bahasa Sunda yang artinya Aci Goreng. Dinamai Cireng karena bahan utamanya adalah aci (tepung kanji) yang dicampur dengan tepung, air, merica dan garam.

Untuk isian cireng biasanya ditambahkan berbagai isi seperti oncom, daging sapi, ayam dan bumbu rempah lainnya. Meskipun sederhana, tapi cireng ini banyak disukai tua maupun muda.

Sekitar bulan Desember 2013, ada seseorang yang menjalankan bisnis cireng dengan system delivery order dan dipasarkan melalui social media. Cireng Mang Aup, begitulah namanya, sebuah nama yang sangat Sunda yang diambil dari nama pemiliknya sendiri yang bernama Rauf. Produk dasar yang di pasarkan oleh Cireng Mang Aup adalah cireng, tetapi berbeda dengan cireng-cireng yang sudah ada yaitu cireng dengan topping sambel oncom.

Kenapa dengan sambel oncom? Karena masyarakat Indonesia sangat suka dengan hal-hal yang berbau pedas dan digabungkan dengan pesona cireng yang tidak pernah mati. Cireng Mang Aup ini dikemas dengan gaya sangat Jawa Barat (menggunakan anyaman bambu) dan dibedakan dengan 2 jenis yaitu: topping sambal dan sambal pisah.

Bermula dengan keinginan mempuyai uang tambahan anak muda yang bernama Rauf ini ketika kuliah, beliau membuat suatu bisnis yang berbasis tepung kanji. Usaha pertamanya adalah membuat basreng tetapi seiring waktu berubah menjadi cireng yang dipasarkan di kampusnya sendiri (salah satu kampus negeri di Bandung) yang telah dijalankan selama 1 tahun. Karena anak muda ini merasa produknya adalah produk yang sangat mudah ditiru, maka di bulan Desember 2013 itulah Rauf membuat nama merk yang cukup mencuri perhatian para penikmat kuliner dengan memberikan nama Cireng Mang Aup.

Strategi pemasaran yang dijalankan oleh Cireng Mang Aup sendiri lebih kuat melalui social media dan Cireng Mang Aup sudah terkirim hingga luar kota malah sampai Timur Tengah. Setiap harinya Cireng Mang Aup bisa memproduksi Cireng hingga 1500 pcs, dan diharapkan kedepannya akan terus bertambah.

Cireng Mang Aup adalah produk sederhana yang dikembangkan lalu menjadi produk yang mencuri perhatian pasar.

 

Bagaimana pendapat Readers?

Loading Facebook Comments ...