Jakarta – Kirishima merupakan sebuah restoran yang sebenarnya telah buka sejak tahun 1976. Awalnya restoran ini lebih banyak berkelana dari hotel ke hotel dengan teppanyaki sebagai andalannya.

Saat ini outlet Kirishima berada di Hotel Dharmawangsa dan masih mengandalkan teppanyaki. Kini Kirishima mencoba untuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan membuka Kirishima Kitchen. Penambahan kata Kitchen di sini untuk menunjukkan bahwa Kirishima kini hadir dengan nuansa yang lebih rumahan sehingga image restoran hotel yang mahal bisa diimbangi. Konsep restorannya sendiri adalah Jepang Orthodoks seperti yang diungkapkan oleh sang pemilik, Bapak Kirishima.

Semua menu di sini semaksimal mungkin diciptakan sesuai dengan keotentikan rasa khas Jepang.
Saat kami pertama melihat tampilan luarnya, kami merasa seperti di rumah. Simple dan dengan nuansa jendela rumahan yang membuat kami seperti masuk ke rumah sendiri. Masuk ke dalam restoran ini, NN mendapatkan suasana yang cukup formal dari segi penataan ruang. Dominasi warna putih polos dengan penambahan ornamen-ornamen yang elegan cukup memperkuat kesan ini.

Jujur, kami langsung membayangkan kata “mahal” di sini. Ketika masuk ke dalam area tempat makan utama, baru terasa nuansa Jepang dengan didukung meja teppan dan counter sushi. Mejanya sendiri mendukung untuk masakan shabu-shabu karena sudah dilengkapi dengan kompor yang menempel di meja.

Bangunannya sendiri terdiri dari dua lantai dengan kapasitas sekitar 60 orang di lantai dasar dan 100 orang di lantai atas. Sebenarnya lantai atas disiapkan untuk menyajikan masakan Indonesia sebagai perluasan dari masakan yang ditawarkan Kirishima Kitchen, tetapi sekarang lebih difungsikan sebagai function hall dan juga dilengkapi dengan dua private room. Fasilitas yang ditawarkan di sini selain dua hal tersebut adalah wi-fi yang mendukung bila ada rapat, konferensi, atau sekedar duduk santai.
Mengenai makanannya, Kirishima Kitchen membagi menunya ke dalam menu makan siang dan makan malam. Menu makan siang lebih didominasi oleh bento, rice bowl, dan noodles yang cenderung lebih siap saji. Hal ini karena memang dipersiapkan bagi istirahat pekerja kantoran yang cenderung singkat waktunya. Untuk menu makan malam, menu yang disajikan lebih bervariatif, selain menu makan siang yang tetap disajikan, ada juga berbagai jenis a la carte olahan ayam, daging (wagyu), seafood, sampai kepada steak, tempura, serta teppanyaki tentunya. Sementara sushi selalu disajikan setiap waktu. Untuk minumannya, selai ocha yang bisa di-refill terus menerus, disediakan juga berbagai macam jus.

Mengenai harga makanan, Kirishima Kitchen menawarkan harga mulai dari Rp 36.000,- sampai Rp 96.000,- untuk menu a la carte dan bento. Untuk sushi berkisar antara Rp 22.000,- sampai Rp 56.000,- sementara steak dan teppanyaki mulai dari Rp 125.000,- sampai Rp 360.000,-. Memang tak bisa dipungkiri bahwa steak dan teppanyaki memiliki image sebagai makanan mahal dan terlihat di sini, tetapi hal tersebut sangat sebanding dengan olahan yang variatif, kualitas bahan yang terjaga, dan yang paling penting adalah atraksi memasak yang disajikan di depan kita. Secara umum, makan siang di sini mungkin akan mengeluarkan sekitar Rp 80.000,- sampai Rp 100.000,- (termasuk pajak) bila kita memilih menu set. Kesannya memang mahal, tetapi harga sekian sudah termasuk ocha, nasi, acar, miso soup, dan dessert. Untuk makan malam mungkin bisa dalam range harga yang sama atau sekitar Rp 100.000,- sampai Rp. 120.000,- (termasuk pajak) tergantung dari makanan yang dipilih tentunya.

Dari segi rasa, kami cukup terpuaskan karena rasanya sesuai dengan konsep yang ditawarkan yaitu Japanese Orthodox. Secara umum memang rasanya otentik dengan rasa khas Jepang yang cenderung balance dan cukup lembut. Mulai dari green salad dengan Japanese dressing, lalu menuju kepada Miso Soup dan Chawan Mushi semuanya nikmat dan pas rasanya. Karena kami memesan bento, ragam yang disajikan cukup banyak. Selain appetizer di atas, yang menjadi main course-nya adalah Hamburger Steak yang disajikan di atas hot plate dengan sayuran (tauge, labu, ubi, dan jamur shimeji) dan juga ada Ebi Cheese Mayonnaise yang disajikan dengan garnish salad. Secara umum kami sangat puas dengan penyajiannya, rasa, serta pelayanan yang diberikan. Semuanya terasa sebanding dengan jumlah yang harus dikeluarkan.

Seperti yang kami bilang di atas, makan di Kirishima Kitchen bisa mendapatkan citarasa khas restoran hotel dengan harga yang lebih terjangkau.

 

Kirishima Kitchen

Pondok Indah Plaza I UA no.7-8, Jakarta Selatan
Phone    : (021) 766 6439, 766 6448, 7590 9273
Web    : www.kirishimakitchen.com

[widgetkit id=95]

Bagaimana pendapat Readers?

Loading Facebook Comments ...