asem_asem_kohlim

foto: burpple

Semarang – ada sebuh warung makan yang kental citarasa Jawa, namun ada sentuhan kuliner Cina. Itulah Warung Makan Koh Liem. Si empunya warung bernama Piek Swie Liem, akrab dipanggil Koh Liem.

Warung langganan warga keturunan Tionghoa ini menyediakan lauk pauk gaya rumahan untuk menu sehari-hari. Ada bandeng sarden, kikil lombok ijo, dan cap jay. Nasi langgi, sayur bayam, lontong cap gomeh hingga gorengan juga ada. Gurihnya nasi langgi selalu bikin kangen. Lauknya ada kering kentang/tempe kentang, empal daging, telur bumbu terik dan telur dadar diiris tipis. Lengkap dengan sambal terasi serta lalapan timun kemangi.

Lontong cap gomeh dengan kuah opor ayam yang pekat makin istimewa denga tambahan telur pindang, sayur rebung, sambal goreng ati, empal gepuk, dan keripik kentang. Yang jadi andalan di sini adalah asem-asemnya. Yaitu daging sapi yang dipotong dadu dimasak berkuah kecoklatan bening dengan rasa asam manis yang menyegarkan. Rasa asem yang segar diperoleh dari blimbing wuluh yang dicampur ke dalam kuah, dengan perpaduan pedas dari cabai.

Selain itu masih banyak menu makanan lain yang patut dicoba seperti Kuah sosis, Cumi – cumi asam manis, Gimbal udang dan lain-lain. Penyajian depot seperti makanan fastfood jadi sehabis kita memesan makanan dan membayar, pesanan baru bisa dibawa untuk disantap.

Dekat dengan lokasi depot dapat juga dikunjungi Kue Leker Paimo di depan sekolah Loyola, yang berseberangan dengan Depot Koh Liem. Lokasi parkir agak sempit terutama bila bersamaan dengan jam pulang sekolah siswa SMA Loyola.

Jika Anda berwisata ke Semarang, jangan lewatkan untuk benkunjung ke warung Koh Liem, salah satu primadona wisata kuliner Semarang

Bagaimana pendapat Readers?

Loading Facebook Comments ...
Loading...