Nyonya Meneer Dinyatakan Bangkrut oleh Pengadilan Semarang

0

Siapa yang gak pernah denger PT. Njonja Meneer ayau Nyonya Meneer.
Perusahaan jamu legenda tersebut sudah diketahui masyarakat Indonesia.
Kabar mengejutkan datang bagi para konsumen dan pengguna jamu tradisional.
Pasalnya, PT Njonja Meneer atau juga Nyonya Meneer yang telah berdiri semenjak hampir 1 abad itu diberitakan pailit.
Pabrik jamu legendaris PT. Njonja Meneer ini akhirnya dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang.

Dilansir Grid.ID dari Kompas.com bahwa sidang keputusan pailit PT Njonja Meneer tersebut dipimpin oleh ketua Pengadilan Negeri Semarang Nani Indrawati, Jumat (8/4/2017).
Dalam putusannya, hakim sepakat mengabulkan gugatan salah satu kreditur dari Sukoharjo bernama Hendrianto Bambang Santoso.
Hakim mengabulkan seluruh amar permohonan. Hakim juga menyatakan perjanjian perdamian yang telah disepakati antara debitur, kreditur dan pihak kurator dibatalkan.
Perusahaan juga dinyatakan dalam keadaan pailit.
Wismonoto mengatakan, pihak penggugat mengajukan gugatan karena tidak puas atas proses pembayaran hutang sebagaimana diatur dalam perjanjian damai.

Dalam waktu yang ditentukan, perusahaan dinilai tidak menunaikan kewajibanya. Atas dasar itu, kreditur meminta agar perusahaan dipailitkan.

Sebelumnya pada 8 Juni 2015, PN Semarang mengesahkan proposal perdamaian yang diajukan pabrik jamu legendaris PT. Nyonya Meneer untuk membayar utang terhadap semua kreditornya.
Pengesahan proposal dilangsungkan dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin hakim Dwiarso Budi Santiarto saat itu meneruskan upaya yang dilakukan para pihak, baik debitor, kreditor, tim pengurus, maupun hakim pengawas.

Para pihak kala itu bersepakat terkait kewajiban utang yang harus dibayarkan debitor kepada 35 kreditor.

Jadi, tidak pernah ada yang abadi kan?