Berlibur kemana yang paling kalian impikan? Ke kota cantik nan romantis Paris yang terkenal dengan Menara Eiffel, Museum Louvre dan aneka taman cantik. Kota Paris menjadi salah satu kota favorit impian traveler Indonesia untuk liburan ke Eropa. Bagaimana cara yang paling asyik untuk liburan di Paris?

Pergi ke Paris
Banyak penerbangan dari Indonesia menawarkan jalur ke Paris, Prancis. Aneka maskapai Timur Tengah seperti Qatar Airways, Emirates, dan Ettihad menawarkan harga lebih miring dari maskapai Eropa, tapi dengan kualitas yang bisa diadu.

Bandara Charles de Gaulle di pinggir Kota Paris menjadi pintu masuk udara dari berbagai pesawat di seluruh dunia. Sedangkan untuk jalur kereta, Stasiun Gare de l’Est dan Gare du Nord menjadi stasiun utama di Kota Paris. Saat itu kami backpacker ke Paris, masuk dengan kereta peluru Thallys ke Gare du Nord.

Berkeliling Paris
Bagaimana cara berkeliling Paris? Cara paling praktis adalah dengan kereta bawah tanah Metropolitan, yang biasa disebut Metro. Metro Paris adalah sistem kereta paling rumit tapi paling lengkap. Jalurnya begitu komprehensif sehingga kereta Metro menjadi andalan wisatawan untuk pergi kemanapun di Paris.

Kalau mobilitas Anda tinggi, disarankan Anda membeli tiket kereta Metro jenis Mobilis. Ini adalah tiket harian untuk naik turun kereta Metro sepuasnya. Harga tiket ini 6,60 Euro (Rp 82.600) dan bisa dibeli di stasiun manapun. Ada lagi tiket kereta Paris Visite dengan harga lebih mahal 10,55 Euro (Rp 132 ribu), fungsinya sama seperti Mobilis namun dengan aneka promosi lain.

Menginap di Paris
Pilihan menginap pun banyak sekali dari kelas backpacker sampai hotel mewah. Tempatnya silakan dipilih sesuai budget. Tempatnya pun tersebar di seantero Paris, tinggal cari sesuai destinasi wisata apa yang diinginkan paling dekat. Saran kami, agak berhati-hati dengan kawasan sekitar Stasiun Gare de l’Est dan Gare du Nord. Banyak hostel murah, namun banyak juga preman kulit hitam di sekitar kawasan itu. Asal Anda waspada sih tidak apa-apa.

Destinasi di Paris
Paris punya puluhan objek wisata yang wajib Anda kunjungi. Nomor satu adalah Menara Eiffel di Taman Champs de Mars. Turunlah dari stasiun Metro Bier Hakim dan jalan kaki ke Menara Eiffel, nikmatilah keanggunannya. Wara-wiri di sekitar Menara Eiffel gratis, namun Anda harus membayar 8,10 Euro (Rp 101 ribu) untuk naik ke pelataran tengah dan 13,10 Euro (Rp 164 ribu) untuk naik sampai ke puncak Menara Eiffel.

Menara Eiffel bisa dinikmati sepanjang waktu. Mereka yang ingin melihat Eiffel berkilauan lampu indah, memilih datang malam hari. Taman Champs de Mars begitu romantis, jangan heran melihat banyak pasangan berciuman di sini.

Tempat kedua yang wajib dikunjungi adalah Museum Louvre. Inilah tempat lukisan mahakarya Monalisa karya Leonardo da Vinci, patung Venus de Milo sampai patung Firaun Ramses II, musuh Nabi Musa. Tidak cukup sehari untuk menjelajah museum yang sangat luas ini. Tentukan koleksi museum apa yang mau dilihat agar waktunya bisa efisien.

Keluar dari Stasiun Metro Musee du Louvre, lalu masuklah dari piramida kaca dengan tiket 9,5 Euro (Rp 118 ribu). Sekedar tips, datanglah pada Rabu atau Jumat setelah pukul 18.00 waktu setempat. Harga tiket dibandrol hanya 6 Euro (Rp 75 ribu).

Tempat ketiga yang perlu dikunjungi adalah Katedral Notre Dame. Inilah titik nol Kota Paris dengan gereja yang memiliki legenda Si Bungkuk dari Notre Dame karya Victor Hugo. Gereja Gothik yang berdiri sejak tahun 1345 ini berdiri megah di tepi Sungai Seine. Tinggal turun dari Stasiun Metro Cite menuju tempat ini. Masuk ke gereja gratis, tapi Anda harus membayar kalau ingin mengikuti tur khusus.

Tempat keempat yang wajib dikunjungi di Paris adalah Mont Marte yang dijangkau dari Stasiun Metro Anvers. Sebuah bukit di utara Paris dengan Gereja Basilika Sacre Coeur berdiri cantik di puncaknya. Sebelum ada Menara Eiffel, inilah tempat warga Paris melihat pemandangan ke seantero kota. Ikutlah nongkrong sore bersama warga Paris di sini.

Destinasi populer kelima adalah Arc de Triomphe. Ini adalah monumen yang dibangun Napoleon tahun 1806 di tengah jalan simpang 12 yang sangat ramai. Ini adalah monumen kepahlawanan bangsa Prancis dengan api abadi untuk menghargai jasa pahlawan mereka. Monumen ini begitu terkenal dan menjadi salah satu landmark Kota Paris.

Silakan keluar dari Stasiun Metro Charles de Gaulle dan gratis menikmati Arc de Triomphe. Anda baru bayar 9 Euro (Rp 112 ribu) kalau naik ke puncak monumen. Di hadapan monumen ini adalah jalan Champ Elysees yang terkenal.

Makan di Paris
Paris memiliki ratusan restoran yang siap menawarkan makanan lezat berkelas dunia. Dari sekitar Louvre, Marais, Latin Quarter sampai Montparnasse. Semua tersedia sesuai uang di kantung Anda. Kalau mau wisata kuliner yang asyik, kami menyarankan pergilah ke jalan kecil Rue de la Huchette di seberang Katedral Notre Dame melintasi Sungai Seine. Sepanjang jalan kecil ini berjejeran aneka restoran untuk wisata kuliner Anda.

Belanja di Paris
Paris adalah salah satu surga belanja di Eropa. Sebagai pusat mode, aneka butik-butik terkenal di tersebar di seantero kota. Coba susuri jalan Champ Elysees untuk aneka butik-butik ternama. Jika uang bukan masalah, sekalian saja pergi ke Galleries Lafayette, pusat perbelanjaan paling mewah di Paris. Mulai dari parfum sampai mode busana terkini ada di sini.

Tidak punya uang, jangan khawatir. Aneka suvenir dengan harga terjangkau banyak dijual di toko-toko di sepanjang jalan dari Stasiun Metro Anvers sampai kaki bukit Mont Marte. Mulai dari T Shirt, gantungan kunci, miniatur Eiffel dan lain-lain. Tapi pengalaman detikTravel, gantungan kunci paling murah malah dijual pedagang asongan di sekitar Eiffel. Harganya per buah hanya 20 sen Euro (Rp 2.500) saja.

Sumber: DetikTravel

Bagaimana pendapat Readers?

Loading Facebook Comments ...