Shingen Izakaya

 

Bandung – Restoran ini bernama Shingen Izakaya yang mempunyai dua kata yang terdiri dari kaya Shingen dan Izakaya. Restoran ini mengambil tema dari Izakaya yaitu tempat bernuansa khas Jepang yang menyediakan minuman beralkohol beserta hidangan kecil lainnya untuk teman minum. Untuk di Jepang sendiri Izakaya berarti pub atau bar tapi restoran ini lebih mengarah ke suasana khas negeri Sakura disertai dengan menu-menu klasik khas Jepang. Sedangkan Shingen sendiri artinya adalah titik pusat. Jadi restoran ini mempunyai misi menjadi titik pusat akan kepuasan setiap pelanggan yang hadir.

Design interior yang diperlihatkan sangat jelas menggambarkan unsure budaya Jepang, seperti ornament kayu khas Jepang sehingga membuat suasana lebih hangat, dan adanya tatami room yang melengkapi restoran ini. Tatami sendiri artinya adalah semacam tikar yang berasal dari Jepang yang dibuat secara tradisional, Tatami dibuat dari jerami yang sudah ditenun, namun saat ini banyak Tatami dibuat dari styrofoam. Tatami Room sendiri di Shingen Izakaya dipakai sebagai fasilitas meeting room atau private room dimana untuk mendapatkanya ada syarat tertentu yang harus dipenuhi.

Meskipun letaknya ada di suatu gedung dan tepatnya posisinya di lantai 3, tapi di bagian outdoor Shingen Izakaya ini terdapat taman yang disebut Zen Garden. Dimana taman ini konsepnya adalah taman batu Jepang yang disusun sebagai miniature pemandangan empat musim berbeda di Jepang.

Shingen Izakaya Japenese Barbeque, itulah nama restoran dan taglinenya, maka tidak akan afdol rasanya jika kita tidak membahas barbeque nya yang menggunakan daging wagyu marbling 9+. Wagyu (和牛 Wagyū?, sapi Jepang) Wagyu itu asal katanya dari Wa=Jepang dan Gyu=Daging Sapi.  Di beberapa daerah di Jepang, daging diberi nama sesuai wilayah produksinya, contohnya daging Kobe, Mishima, Matsusaka, Ōmi, dan Sanda. Satu ras di antaranya memiliki kecenderungan genetik berupa pemarmeran (marbling) tinggi dan memproduksi lemak tak jenuh berminyak dalam jumlah besar.

Daging wagyu pada umumnya memiliki ciri khas, yaitu memiliki kandungan marbling & tingginya kandungan marbling  tersebut memberikan sensasi kelembapan & kelembutan yang ‘meleleh’ di mulut serta memiliki cita rasa yang menetap di mulut secara intens. Marbling adalah tekstur lemak halus di dalam jaringan otot (daging), lemak ini dihasilkan dari kombinasi antara genetik asli sapi dan pola pemberian pakan. Marbling lemak ini sendiri memperkuat flavor, keempukan dan jus daging.   Daging Wagyu Marbling 9+ dibakar menggunakan minyak wijen lalu pilihan sauce sudah tersedia di meja, rasanya lembut dan meleleh di mulut.

Selain Barbeque, di Shinzen Izakaya juga terdapat makanan-minuman lain yang mengedepankan citarasa Jepang otentik. Mulai dari Kutshikatsu, Chicken Yakitori, Soba hingga hidangan penutup dan lain-lain. Cukup dengan Rp.50.000,- hingga Rp.100.000,- Readers dapat makan di Shingen Izakaya yang mulai dibuka dari jam makan siang hingga malam hari.

Tempat yang masih terbilang baru ini sangat mewakili rasa khas kuliner Jepang dan dapat memuaskan lidah para pecinta kuliner Jepang. Selain makanan-minumannya, Shingen Izakaya juga menampilkan budaya dari gaya interior Jepang yang khas. (dnx/wen)

 

Shingen Izakaya
Japanese Barbeque
Jl. Dokter Setiabudhi No.45 Lantai 3
Bandung, Jawa Barat 40161

 

Bagaimana pendapat Readers?

Loading Facebook Comments ...