Langkah Mudah dan Cepat Membuat SIM Internasional

edwinyoes

0
Membuat SIM Internasional itu ternyata cepat dan mudah. Prosesnya bahkan enggak sampai 30 menit! – edwinyoes

Berkendara dengan roda empat atau roda dua terkadang menghadirkan drama tersendiri dalam hidup kita. Jenis kendaraan, teman seperjalanan, beragam kontur jalan, situasi jalan yang kadang macet, cuaca yang bisa panas atau tiba-tiba dingin, pemandangan sekitar, dan lainnya dapat memperkaya pengalaman kita, terlebih saat berwisata.

Cepat dan Mudah Membuat SIM Internasional
Membuat SIM Internasional itu ternyata cepat dan mudah. Prosesnya bahkan enggak sampai 30 menit! – edwinyoes

Memang, ada banyak hal yang sebenarnya dapat kita lakukan saat berkunjung ke sebuah tempat. Pilihan transportasi untuk mencapai tujuan wisata pun beragam dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Namun tak ada salahnya untuk coba melakukan perjalanan darat alias road trip dengan mengendarai sendiri kendaraan roda empat atau dua.

Apa yang harus dilakukan untuk memulai perjalanan darat di negara asing? Seperti biasa, sebelum memulai sebuah perjalanan kita wajib membuat apa yang namanya itinerary. Yakni panduan kemana, kapan, apa dan bagaimana kita akan menghabiskan waktu berwisata. Dengan jadwal ini, diharap perjalanan akan berlangsung aman, nyaman dan berkesan. Pertama, ada baiknya  untuk memasukan Surat Ijin Mengemudi (SIM) Internasional dalam urutan teratas. Walau dari beberapa sumber dapat ditemukan informasi bahwa di beberapa negara, SIM yang biasa kita kantongi masih dapat digunakan, tetap tak ada salahnya untuk memiliki SIM Internasional. Karena akan lebih baik sedia payung sebelum hujan kan?

Nah, untuk mendapatkan SIM Internasional sebenarnya sangat mudah dan cepat. Sesuai pengalaman, ternyata prosesnya tidak sampai 30 menit. Bahkan jika antrian saat itu tidak banyak, mungkin bisa selesai lebih singkat lagi. Bagi warga Jakarta, untuk mendapatkan SIM Internasional tinggal mendatangi kantor Korps Lalulintas Kepolisian Negara Republik Indonesia di Jl. Letjen Haryono MT, Kav 37 – 38, Jakarta. Pastikan sebelumnya untuk membawa serta beberapa berkas seperti berikut :

  1. KTP (asli dan foto kopi).
  2. Passport (asli dan foto kopi).
  3. SIM yang masih berlaku (asli dan foto kopi).
  4. KITAP asli & Foto copy (Untuk Warga Negara Asing).
  5. Materai Rp 6.000 satu lembar.
  6. Pas foto 4 x 6 (3 lembar. Latar belakang wajib berwarna biru, pria wajib berdasi dan wanita wajib menggunakan Blazer).

Setelah masuk area parkir Gedung Korlantas, sebuah bangunan bertuliskan “PELAYANAN SIM INTERNASIONAL” langsung terlihat. Tak jauh dari pintu masuk terdapat mesin kecil untuk mengambil nomor antrian lalu temui petugas untuk meminta formulir permohonan pembuatan SIM Internasional kemudian diisi sambil menunggu antrian. Jangan lupa membawa ballpoint sendiri jika ingin mengisi formulir dengan leluasa.

Ketika sampai pada nomor antrian, serahkan formulir berikut berkas yang telah disiapkan bersama uang sejumlah Rp 250.000 untuk pembuatan SIM Internasional baru dan Rp 225.000 untuk perpanjangan sesuai PP 50 Tahun 2010 tentang PNBP yang berlaku di Kepolisian Negara Republik Indonesia. Selanjutnya tinggal pengambilan sidik jari, foto dan SIM Internasional pun sudah di tangan.

Seluruh proses berjalan cepat, sangat tidak sulit dan berbelit-belit. Masa berlaku SIM Internasional adalah 3 tahun, terhitung dari tanggal dikeluarkan. Seperti SIM biasa, SIM Internasional memiliki beberapa kategori :

  1. Sepeda Motor dengan atau tanpa gandengan, kendaraan khusus orang catat dan kendaraan bermotor roda tiga dengan berat kosong tidak lebih dari 400 kg.
  2. Kendaraan bermotor selain kategori A, dengan massa maksimum yang diperbolehkan 3.500 kg. Memiliki tidak lebih dari delapan kursi penumpang selain kursi pengemudi.
  3. Kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut barang dengan massa maksimum yang diizinkan lebih dari 3.500 kg (7.700 lbs). Kendaraan jenis ini boleh menarik trailer ringan.
  4. Kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut penumpang dengan memiliki tidak lebih dari delapan kursi selain kursi pengemudi.
  5. Kombinasi dari kendaraan yang kendaraan utamanya ada di dalam kategori-kategori yang pengemudi diberikan izin mengemudi (B dan/atau C dan/atau D), tetapi tidak termasuk dalam kategori yang telah ditentukan.

Jadi, gampang kan langkahnya? Semoga bermanfaat ya.

Isi Artikel merupakan tanggung jawab Penulis dan apabila ada sanggahan (penambahan ataupun pengurangan) dari Pihak ke-3, silahkan bisa menghubungi info[at]ngiderngiler.com
Kontak ngiderngiler.com
Redaksi: klik disini
Media Partner: klik disini
Press Release: klik disini

Klik disini untuk menonton “NGIDERNGILER THE SERIES” terbaru.

Apa Komentar Kamu?