Solo dahulu terkenal sebagai wilayah penghasil gula terbesar di Jawa, bahkan Asia Tenggara. Tidak heran bila di kota ini banyak terdapat banguan-banguan pabrik gula yang saat ini terbengkalai. Salah satu banguan pabrik gula yang sudah lama dibiarkan mangkrak adalah Pabrik Gula Gembongan. Keunikan dari pabrik gula ini adalah gaya arsitekur bangunanya yang memiliki model Art Deco dengan ikon Cerobong Asap besar di tengah pabrik. Saat ini anda tidak akan menemukan proses produksi gula di PG Gembongan, namun sudah berubah menjadi salah satu tempat wisata di Solo yakni The Heritage Palace.

Bekas Pabrik Gula

Di lahan seluas 2,2 hektar PG Gembongan berdiri pada tahun 1892 dengan total 9 bangunan berada di area ini. Cerobong asap yang menjulang setinggi 20 meter menjadi salah satu ikon dan penanda keberadaan pabrik gula ini. Berbeda dari PG Colomadu yang didirikan atas inisiatif kraton Solo, PG Gembongan di Kartasura merupakan bangunan pabrik yang didirikan oleh Belanda. Tidak heran bila bangunannya memiliki kesan bangunan Eropa klasik. Renovasi desain bangunan menjadi konsep Art Deco yang bisa dilihat hingga saat ini sebenarnya dilakukan pada tahun 1920 dimana bagian luar bangunan ini dibuat tampak seperti tembok kastil yang menjulang tinggi.

Pabrik Gula Gembongan memiliki jalur pengangkutan tebu dan hasil produksi yang terhubung dengan beberapa stasiun kereta api di Solo seperti Stasiun Purwosari, pabrik gula Colomadu, hingga ke Boyolali. Sayangnya penurunan hasil panen tebu yang menjadi bahan baku gula membuat PG Gembongan terpaksa ditutup pada tahun 1981. Sebelum ditutup, pabrik ini telah beberapa kali berpindah tangan. Area pabrik sempat dibagi dua bagian oleh PTPN dan ABRI pasca kemerdekaan, pabrik ini kemudian beberapa kali berpindah kepemilikan sampai akhirnya dimiliki oleh salah satu produsen rokok dan digunakan sebagai gudang penyimpanan tembakau.

The Heritage Palace sendiri merupakan hasil renovasi dan rekonstruksi dari banguan tua yang tidak terawat menjadi sebuah objek wisata dengan daya tarik tersendiri yang menyita perhatian banyak wisatawan. Tempat wisata di Solo ini baru dibuka pada tahun 2018. Tidak hanya sebagai sebuah museum pabrik gula, sejumlah atraksi dan hiburan ditawarkan untuk lebih banyak menarik minat para pengunjung.

Parade Mobil Antik

Salah satu daya tarik unggulan dari The Heritage Palace adalah koleksi mobil-mobil antik yang ditampilkan di area Museum Transportasi. Di sini anda bisa berfoto dengan mobil-mobil antik dan sebagian memiliki nilai sejarah seperti  mobil Dodge buatan tahun 1948 yang pernah menjadi kendaraan Ir. Soekarno, Jeep Willys USA buatan 1943, Chevrolet Bel AIR USA buatan tahun 1955, serta mobil pemadam kebakaran Dodge Power buatan tahun 1963. Di area ini anda bisa berfoto dan bergaya sepuasnya bersama mobil-mobil antik tersebut.

Tidak hanya 25-30 jenis mobil antik bisa anda temukan di sini, area Museum Transportasi ini juga ditata sedemikian rupa dengan desain yang retro. Berbagai mural dengan nuansa retro membuat area ini cocok untuk berbagai kebutuhan foto anda. Baik untuk ber swafoto hingga pemotretan pre-wedding dapat anda lakukan di tempat ini.

Bangunan Bergaya Eropa Klasik

Salah satu hal yang menjadi keunggulan dan daya tarik utama The Heritage Palace tentu saja arsitektur bangunan yang punya kesan Deco Art sehingga membuat pengunjung seolah-olah sedang wisata ke Eropa. Tembok-tembok semen yang menjulang tinggi dengan pilar-pilar besar yang mengelilingi bangunan ini memberikan nuansa klasik yang sulit ditemui di objek wisata lain. Hampir setiap sudut tembok besar di sini bisa dijadikan area berfoto yang menawan.

Tidak hanya itu, ada pula area 3D trick art yang menampilkan berbagai mural 3 dimensi yang bisa dijadikan pilihan berfoto nan unik.  Di area ini setidaknya terdapat 50 lukisan 3D yang bisa dipilih untuk berfoto. Untuk melengkapi suasana agar lebih sesuai dengan konsep The Heritage Palace, di setiap area, anda juga bisa sewa kostum yang memiliki tema yang sama dengan latar foto yang anda inginkan.

Promo Traveloka

Untuk masuk ke seluruh area The Heritage Palace, anda cukup menyiapkan dana sekitar Rp. 55.000 setiap orang. Dengan membayar tiket masuk tersebut anda bisa mendapat akses seluruh area tempat wisata di Solo ini, termasuk Museum Transportasi dan area 3D Trick Art. Namun dengan menggunakan aplikasi Traveloka, anda bisa membeli tiket masuk tanpa perlu repot mengantri. Selain itu, tentu saja anda bisa saja mendapatkan potongan harga tiket masuk. Sungguh menarik, bukan?

 

 

 


Note: NGIDERNGILER.COM memiliki fitur Multi User Generated, maka setiap artikel adalah tanggung jawab penulis


 

 

Bagaimana Menurut Kamu?