Kirim Paket Sameday Delivery Service dengan Paxel

By
Kirim Paket Sameday Delivery

Pernah gak ngalamin menunggu barang kiriman dari teman yang beda kota tapi sampainya lama dan susah untuk tracking keberadaan paket tersebut. Kalau pernah ngalamin pasti rasanya kesel banget kan. Apalagi barang yang lagi ditunggu-tunggu ini adalah barang yang dibutuhkan segera.

Seringkali memesan barang dari teman yang nun jauh disana maupun dari penjual online dan dikirimkannya menggunakan jasa pengiriman yang katanya hanya satu malam sampai tapi meleset malah berhari-hari dan tidak jelas keberadaannya.

Dengan pengalaman seperti itu, kita harus semakin memilih jasa pengiriman / ekspedisi, terutama untuk barang-barang yang harus diterima dengan cepat.

Memang sampai saat ini belum pernah ada ekspedisi / jasa pengiriman yang melebihi dari ekspedisi yang sudah ada atau yang sudah kita kenal, terutama dari segi handling dan servicenya.

Pucuk dicinta ulampun tiba, kami mendapatkan undangan untuk menghadiri gathering yang mengatasnamakan Paxel. Di gathering tersebut kami mendapatkan informasi yang keren tentang jasa pengiriman / logistik

Bicara soal logistik / ekspedisi, Indonesia memang masih punya pekerjaan rumah yang cukup berat. Hal inilah yang membuat munculnya berbagai solusi dan Paxel-lah yang menjadi salah satunya.

Paxel adalah salah satu startup yang berbasis aplikasi dengan mengusung layanan sameday delivery dengan ongkos kirim flat. Waw! Flat!. Saat ini Paxel mengakomodasi area Jabodetabek dan Bandung. Pemesanan layanan Paxel cukup menggunakan aplikasi, maksimal dalam 8 jam barang bisa sampai di tujuan.

Paxel sendiri didirikan oleh Bryant Christanto sebagai CEO dan Zaldy Ilham Masita (Co-Founder) dimana beliau juga adalah Ketua Asosisai Logistik Indonesia (ALI) oleh sebab itu mereka adalah bukan orang baru di bidang jasa pengiriman.

“Paxel itu ingin menjadi bagian dari hidup masyarakat, bahwa logistik itu seharusnya tidak mahal. Tak hanya fokus ke bisnis saja, kami juga peduli dengan unsur sosial. Jadi dari 20 pengiriman, kami akan jamin 1 anak penderita kanker. Ini bukan bagian dari charity atau CSR, namun bagian dari fokus kami membangun Paxel,” terang Head of Marketing Paxel Alexander Zulkarnain.

Dia melanjutkan, karena keinginan tersebut, perusahaan juga kerap menambah kemitraan dengan yayasan. Apabila ada konsumen yang ingin mengirim barang ke yayasan tersebut, tidak ada biaya ongkos kirim yang dikenakan.

Paxel memiliki empat jenis model bisnis: Door to door, door to locker, locker to home, dan locker to locker. Sementara ini yang baru tersedia adalah door to door. Jadi pemesanan baru bisa dilakukan lewat aplikasi, konsumen harus mengisi sejumlah data, seperti alamat tujuan, isi barang, nama penerima, dan sebagainya.

Nanti akan ada mitra kurir terdedikasi yang datang ke rumah untuk mengambil barang dan menaruhnya di feeder Paxel terdekat. Berikutnya akan ada mitra dedicated lainnya yang akan mengirim paket sampai ke tempat tujuan.

Dengan konsep seperti ini, mitra dedicated jadi kekuatan yang diunggulkan Paxel karena mereka adalah orang-orang yang fasih dengan kondisi di lingkungan tersebut sehingga durasi pengiriman akan jauh lebih cepat.

“Jadi first mile dan last mile bukan dilakukan oleh orang yang sama, di satu sisi ini akan menjamin barang jadi lebih cepat sampai. Sebab orang yang sudah tahu dengan kondisi lapangan di suatu daerah akan paham di mana saja jalan pintasnya.”

Alex menerangkan, konsumen dapat mengecek secara real time posisi paket mereka setelah diterima tangan mitra kurir sampai diterima penerima paket. Mereka juga dapat mengatur jam pemesanan, bahkan sampai lima hari ke depan, atau reschedule. Ada fitur screenshot untuk setiap order yang bisa dibagikan ke penerima paket. Setiap pengiriman akan terlindungi dengan jaminan asuransi.

Untuk model bisnis yang memanfaatkan loker, sementara ini masih dalam tahap pengembangan dan sebatas untuk internal perusahaan. Lokernya sendiri sudah bisa dilihat secara fisik di sejumlah titik di Jakarta.

Loker Paxel membawa pendekatan berbeda untuk tahap awalnya. Perusahaan akan bermitra dengan manajamen apartemen dan perkantoran sebagai pengelola loker. Mereka bisa mengecek secara langsung mana loker yang kosong atau tidak untuk menyimpan paket. Daripada harus tercecer, lebih baik disimpan rapi.

“Pendekatan kami sedikit lebih berbeda karena ini masih belum menjadi suatu kebiasaan yang lumrah bagi orang Indonesia. Untuk itu kami mulai dulu dari apartemen dan kantor. Nanti mau ke tempat publik dan berikutnya akan diarahkan untuk pemakaian secara individu.”

Kirim Paket Sameday Service

Paxel tidak hanya membidik konsumen dari kalangan individu, tapi juga kalangan UKM dan layanan marketplace. Alex mengklaim perusahaan telah melayani hampir 10 ribu pemesanan dengan sekitar 15 ribu pengguna sejak pertama kali resmi diumumkan pada Februari 2018.

Cakupan layanan Paxel sementara ini baru melayani Jabodetabek dan Bandung. Jumlah armadanya mencapai lebih dari 200 untuk roda dua lima armada untuk roda empat. Diharapkan sampai akhir tahun ini Paxel dapat menambah kehadiran di lima kota lainnya.

Alex berharap operasional Paxel lambat laun akan menambah volume pengiriman sampai 20 ribu pengiriman setiap bulannya. Paxel berencana menambah kehadiran di 20 kota sampai akhir tahun depan.

“Untuk loker Paxel kami secara bertahap akan hadir di 100 titik, tersebar di convenience store, pusat belanja, apartemen, kantoran, dan lainnya yang memiliki fasilitas 24 jam dengan keamanan tinggi,” pungkas Alex.

Nah, apakah Paxel hanya solusi untuk saat ini aja? Tentu tidak, Paxel adalah solusi buat beberapa tahun kedepan. Apakah kamu adalah penjual online, penjual frozen food, kirim paket atau hanya suka mengirimkan dokumen saja? Semua bisa dilakukan Paxel dengan segala kelebihannya.

Caranya cukup gampang kok, tinggal instal saja aplikasi Paxel dan bisa menggunakan refferal ngiderngiler supaya kamu bisa dapet 50.000 di akun kamu. Kenapa kita bagikan 50.000 ? karena dimana ada kebaikan disitulah ada senyuman.

Bagaimana Menurut Kamu?

You may also like

Hot News